Mengapa saya lahir di dunia?
Bagaimana saya menjalani hidup?
Semua itu merupakan pertanyaan yang pasti pernah berada di benak manusia
Manusia takkan pernah tahu menapa ia ada di dunia ini jika hanya duduk menatap langit tanpa melakukan apapun
Segala sesuatu pasti ada maknanya, yang meskipun kecil tapi tetap berharga
jangan sampai terlambat menyadari apa yang berharga bagi kita, karena tidak mungkin mendapatkan kembali apa yang suda hilang dari tangan kita
Karenanya selagi masih bisa melakukan sesuatu lakukanlah
Jangan sampai menyia nyiakan waktu dan kesempatan yang ada
Karena kita tidak tahu kapan waktu dan kesempatan itu muncul lagi.
Tampilkan postingan dengan label manusia dan kegelisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manusia dan kegelisahan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 Juni 2010
Keterasingan
Terbangun di pagi hari seperti biasanya.
Namun terdapat sesuatu yang berbeda di pagi ini.
Semua terasa asing. Baik dari lingkungan sekitar yang terasa asing,
hingga orang yang biasa mengisi hari - hariku pun terasa sangat asing.
Tidak seperti biasanya.
Mungkin ini akibat dari diriku yang tidak mau terbuka dengan lingkup pergaulan baru.
Terpaku hanya dengan lingkup pergaulan lama. Yang selalu mengingat masa lalu dan mengacuhkan saat ini.
Sehingga di saat orang lain mulai terbiasa dengan lingkungan baru ini hanya aku yang masih merasa asing disini.
Seolah duniaku dan dunia mereka berbeda.
Berharap waktu dapat berputar kembali dan bisa bertemu teman - temanku yang lama.
Namun kusadari hal itu tidak akan dapat terjadi.
Hanya dua pilihan yang tersisa.
Pertama, terbuka dengan pergaulan baru ini dan lepas dari perasaaan keterasingan.
Kedua, tetap tertutup dan selalu menjadi orang yang terasing.
Tentu aku akan memilih yang pertama, karena aku tidak mau terus sendiri dan merasa terasing.
Namun terdapat sesuatu yang berbeda di pagi ini.
Semua terasa asing. Baik dari lingkungan sekitar yang terasa asing,
hingga orang yang biasa mengisi hari - hariku pun terasa sangat asing.
Tidak seperti biasanya.
Mungkin ini akibat dari diriku yang tidak mau terbuka dengan lingkup pergaulan baru.
Terpaku hanya dengan lingkup pergaulan lama. Yang selalu mengingat masa lalu dan mengacuhkan saat ini.
Sehingga di saat orang lain mulai terbiasa dengan lingkungan baru ini hanya aku yang masih merasa asing disini.
Seolah duniaku dan dunia mereka berbeda.
Berharap waktu dapat berputar kembali dan bisa bertemu teman - temanku yang lama.
Namun kusadari hal itu tidak akan dapat terjadi.
Hanya dua pilihan yang tersisa.
Pertama, terbuka dengan pergaulan baru ini dan lepas dari perasaaan keterasingan.
Kedua, tetap tertutup dan selalu menjadi orang yang terasing.
Tentu aku akan memilih yang pertama, karena aku tidak mau terus sendiri dan merasa terasing.
Label:
IBD,
keterasingan,
manusia dan kegelisahan
Kesepian
Kenapa?
Ketika hati mu terluka kau mulai menangis?
Kenapa?
Ketika air matamu jatuh kau menjadi sendiri?
Memeluk lutut kecilmu
Kamu akan mencari di kejauhan
Luas, lebih luas dari langit ini
Dan semestinya lebih luas
Tinggi, lebih tinggi dari awan itu
Dan semestinya lebih tinggi
Itulah hatimu
Ketika hati mu terluka kau mulai menangis?
Kenapa?
Ketika air matamu jatuh kau menjadi sendiri?
Memeluk lutut kecilmu
Kamu akan mencari di kejauhan
Luas, lebih luas dari langit ini
Dan semestinya lebih luas
Tinggi, lebih tinggi dari awan itu
Dan semestinya lebih tinggi
Itulah hatimu
Label:
IBD,
kesepian,
manusia dan kegelisahan
Kepercayaan diri
Mungkin kita pernah dianggap sebagai orang yang lemah dan tidak bisa apa -apa
Tapi jangan biarkan hal itu membuat kita menjadi minder
Ingatlah setiap orang dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing - masing
Tutupilah kelemahan dengan kelebihan kita.
Apakah mungkin kita ingin terus ditindas terus menerus hanya karena memiliki badan yang kecil dan lemah?
Jika tidak, maka tunjukkanlah pada dunia bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang besar meski dengan badan yang kecil dan lemah
Jangan sampai karena kita tidak menunjukkan kelebihan pada dunia maka kita akan terus ditindas
Mulai cari kelebihanmu dan tunjukkan pada dunia bahwa dengan kelebihanmu kamu bisa merubah dunia.
Tidak peduli seperti apa kelebihanmu, apakah itu kelebihan yang berharga atau tidak
yang terpenting adalah kembangkan kelebihanmu dan tutupi kekuranganmu dengan kelebihanmu
Tapi jangan biarkan hal itu membuat kita menjadi minder
Ingatlah setiap orang dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing - masing
Tutupilah kelemahan dengan kelebihan kita.
Apakah mungkin kita ingin terus ditindas terus menerus hanya karena memiliki badan yang kecil dan lemah?
Jika tidak, maka tunjukkanlah pada dunia bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang besar meski dengan badan yang kecil dan lemah
Jangan sampai karena kita tidak menunjukkan kelebihan pada dunia maka kita akan terus ditindas
Mulai cari kelebihanmu dan tunjukkan pada dunia bahwa dengan kelebihanmu kamu bisa merubah dunia.
Tidak peduli seperti apa kelebihanmu, apakah itu kelebihan yang berharga atau tidak
yang terpenting adalah kembangkan kelebihanmu dan tutupi kekuranganmu dengan kelebihanmu
Label:
IBD,
Kepercayaan diri,
manusia dan kegelisahan
Langganan:
Postingan (Atom)