Knights Templar dibentuk pada tahun 1118 oleh Sembilan jawara. Komplotan yang sangat rahasia ini menjadi kaya raya dan berkuasa selama kurun waktu dua abad. Kekayaan dan kekuasaan mereka terbesar setelah vatikan. Isu paling controversial mengatakan; “mereka memiliki rahasia religious atau teknologi pengganti kekuasaan kepausan. Karena itulah pada tahun 1307, Paus dan Raja Perancis saati itu menghancurkan komplotan Knights Templar. Pada masa kejayaannya, Knights Templar mempelopori para banker modern dengan menemukan system kredit.
Kisah Knights Templar bermula di Yerusalem pada tahun 1118, ketika Sembilan ksatria Prancis memperoleh izin dari Raja Yerusalem, Baldwin II Le Bourg, untuk membentuk angkatan perang. Raja Baldwin mengijinkan Sembilan ksatria tersebut untuk menempati sayap timur istananya, tepat di depan situs purbakala bekas kuil Raja Sulaiman as.
Organisasi Sembilan ksatria ini dikenal dengan nama Order of the Poor Knights of Christ and The Temple Solomon. Pemimpinnya seorang bangsawan Prancis yang di panggil Hugh de Payens. Para ksatria ini berhubungan dekat dengan para biksu Cistercian yang memiliki keberuntungan setingkat dengan para Ksatria Templar. Para ksatria ini kemudian membentuk komplotan Knights Templar dengan kedok melindungi para peziarah yang melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Namun kenyataannya justru sebaliknya.
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 19 November 2010
Sejarah Rosicrucians
Rosicrucians terbentuk dari beberapa komunitas alkemis; kristen kabbalis dan kaum humanis rasional yang bersatu pada tahun 1500-an. Tujuannya untuk memformulasikan paduan spiritual kristen dengan ilmu pencerahan. Dr. John Dee, seorang anggotanya menulis risalah Monas Hieroglyphica dan berkeliling Eropa untuk menyebarkan agamanya. Pada masa itu, para pemikir independen ini menyebut diri mereka Rosicrucians sebelum dikenal masyarakat luas. Bisa dikatakan kelompok ini adalah kumpulan para filsuf tak dikenal. Michael Sendivogius, seorang alkemis Marovian ikut menjadi anggotanya. Dia diyakini berada di garda terdepan gerakan Rosicrucians.
Tahun 1604, Sendivogius mnerbitkan karyanya, Twelve Treaties on the Philosophers’ Stone. Dia menulis namanya dengan bubuk misterius yang diperoleh dari Alexander Seton yang juga seorang alkemis yang pernah dia selamatkan dari penjara Christian II Saxony.
Tahun 1604, Sendivogius mnerbitkan karyanya, Twelve Treaties on the Philosophers’ Stone. Dia menulis namanya dengan bubuk misterius yang diperoleh dari Alexander Seton yang juga seorang alkemis yang pernah dia selamatkan dari penjara Christian II Saxony.
Langganan:
Postingan (Atom)