Pages

Selasa, 01 Maret 2011

Sejarah Web

Sejarah web dimulai dengan dibentuknya ARPA (Advanced Research Project Agency) yang dibuat oleh Amerika setelah Uni Soviet meluncurkan satelit pertamanya ke orbit bumi yang bernama”Sputnik 1” yang mencengangkan dunia pada tanggal 4 Oktober 1957. Sebenarnya pada saat itu Amerika juga telah memiliki program peluncuran satelit. Hanya saja belum sempat diluncurkan. ARPA dibentuk untuk meneliti dan mengembangkan ide teknologi lanjutan dan penciptaan internet.



Kemudian pada tahun 1958 dengan anggaran sebesar $500 jt, didirikanlah DARPA (Defense Advance Research Project Agency). Lembaga ini melakukan penelitian dan menemukan teknologi internet. Temuan yang dilakukan lembaga ini tidak hanya internet, tetapi juga microelectric berkecepatan tinggi, teknologi stealth, satelit, material baru dan pesawat tak berawak (drone). Pada tahun 2005 anggaran belanjanya mencapai $3.1 M. Tetapi ditinjau dari jumlah karyawannya, ini adalah organisasi kecil dengan bentuk non-hirarkhi. Jumlah karyawannya adalah 220 orang termasuk staff teknik sebanyak 120 orang. Tetapi lembaga ini bisa mengangkat karyawan baru dari kalangan akademik dan industri dengan cepat dan gaji yang luar biasa tingginya melebihi gaji lembaga pemerintah lainnya.



DARPA memiliki sistem kerja yang dapat diibaratkan programnya seperti main catur dalam bentuk multidimensional.Sebagai pemain catur, pemain harus tau tujuannya, tetapi ada berbagai cara untuk menggerakkan bidak catur untuik mencapai kemenangan. Misal manager program, pemain catur memulai dengan beberapa gerak bidak (kelompok peneliti independen) yang berada pada lokasi yang berbeda dan juga dengan kapabilitas yang berbeda (fundamental, aplied, eksperimen, dan teori). (keterangan, Sejarah Internet dimulai dengan ARPANET yaitu bentuk komunikasi antar peneliti DARPA yang berada pada lokasi berbeda Universitas, pusat penelitian yang tersebar di beberapa state) Seseorang menggunakan team ini untuk mencapai titik serang (pada suatu kasus menyelesaikan beberapa masalah utama dan yang lainnya menyerang/menangkalnya). Yang menarik pada kasus tersebut adalah tantangan karena sasaran secara kontinu bergerak/berubah.



DARPA merencanakan pembuatan sebuah jaringan komputer yang nantinya akan dinamakan ARPANET dan selesai pada tahun 1967,kemudian pada bulan Desember tahun 1969 sebuah jaringan dengan 4 buah komputer sudah bisa dioperasikan. Masalah utama dalam pembuatan jaringan ini adalah bagaimana caranya untuk menghubungkan jaringan fisik yang berbeda tanpa menghabiskan sumber daya untuk melakukan hubungan secara terus menerus. Akhirnya ditemukan sebuah teknik untuk memecahkan masalah ini. Teknik ini dikenal sebagai peralihan paket dan teknik ini meliputi perintah pembagian data menjadi bagian yang lebih kecil, yang dapat diproses lebih cepat tanpa menghalangi komunikasi bagian yang lain.



Pengembangan ini sukses pada tahun 1972, dan ARPANET di demonstrasikan di depan peserta The First International Cenference on Computer Communication dengan menghubungkan 60 node. Setelah itu dibuatlah aplikasi internet yang pertama, dikenal sebagai FTP, disusul oleh e-mail dan telnet. FTP, sampai saat ini tetap digunakan secara luas untuk melakukan transfer file dari satu komputer ke komputer yang lain. Biasanya seorang user masuk ke dalam server FTP untuk mendownload atau mengupload file. Walaupun FTP mampu melakukan pengiriman dan penerimaan file dari sebuah remote computer, namun FTP tidak dapat digunakan untuk melakukan browsing atau mencari file yang dibutuhkan. Oleh karena itu sebuah service yang disebut Archie dikembangkan untuk menyederhanakan keyword pencarian-pencarian file yang berada di dalam server FTP. Saat ini, FTP digunakan untuk mentransfer data yang besar (file-file besar atau file-file kecil dalam jumlah yang banyak) dari satu komputer ke komputer yang lain. Beragam program FTP client tersedia dan dapat digunakan dengan mudah. FTP masih menyisakan sebuah metode yang lebih cepat daripada HTTP (HyperText Transfer Protocol) dalam hal upload dan download file. Sementara itu ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar , NCP yang merupakan protocol komunikasi data yang digunakan saat itu tidak sanggup menampung node yang besar ini. DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang dinamakan TCP/IP. Departemen pertahanan Amerika Serikat menyatakan TCP/IP sebagai standart untuk jaringan pada tahun 1982. Protocol ini kemudian diadopsi oleh ARPANET pada tahun 1983.



Pada tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System (DNS) yang mengganti fungsi tabel nama host. System inilah yang kita gunakan untuk menulis nama host.
Lembaga pengetahuan nasional (NSF : National Science Foundation) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai USFNET pada tahun 1986. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan 5 pusat supercomputer dan memungkinkan terhubungnya universitas – universitas di Amerika Serikat.



Pada tahun 1987 berdiri UUNET yang saat ini merupakan salah satu provider utama internet, dan di tahun yang sama jumlah host melewati angka 10.000, disamping itu juga terdapat beberapa Negara di eropa yang masuk ke jaringan USFNET.
Di Centre Européenne Recherche Nucleaire (CERN) atau dalam bahasa Inggris disebut European Laboratory for Particle Physics yang terletak di kota Geneva dekat perbatasan Prancis dan Swiss adalah suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Di bulan maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protocol system distribusi informasi di internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar diseluruh dunia saling berbagi informasi, dan bahkan untuk menampilkan informasi itu dalam bentuk grafik. Web browser pertama dibuat dengan berbasiskan teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. . Namun waktu itu hanya bisa pada Sistem Operasi UNIX, dan Windows belum bisa menggunakannya.



Kemudian di Universitas Minnesota dikembangkan sebuah sistem penerimaan dan penelusuran informasi berbasis menu-style. Gopher diberi nama demikian setelah seorang maskot universitas mendapatkan ide Gopher yang berarti "go-for" information. Gopher adalah sistem pengambilan informasi yang digunakan pada awal tahun 1990 untuk mengirim menu link ke file-file, sumber daya komputer dan menu lainnya. Menu-menu ini dapat melewati batasan-batasan komputer dan memanfaatkan internet untuk pengumpulan menu dari sistem-sistem lainnya. Sehingga sangat populer dikalangan universitas yang ingin menyediakan informasi dikampus dan perusahaan yang ingin menyentralisasikan penanganan dan penyimpanan dokumen. Pada saat jumlah content meningkat, dibutuhkanlah sebuah kemampuan navigasi yang berupa sistem menu. Fasilitas pencarian (searching) untuk Gopher adalah Veronica yang dikembangkan sama seperti Archie pada FTP. Jughead, merupakan sebuah service pencarian lokal untuk Gopher, dikembangkan untuk memfasilitasi pencarian pada jaringan-jaringan lokal. Sayangnya pada bulan Januari 1993, mereka mengumumkan bahwa akan ada biaya lisensi untuk pemakaian referensi terapan dari server Gopher. Akibatnya, banyak perusahaan yang mulai mencari alternatif lain.



Dewan Penelitian Nuklir Eropa (CERN) yang di Switzerland memiliki alternatif serupa. Pada saat itu, Tim Berners-Lee sedang mengerjakan suatu sistem penanganan informasi dimana teks bisa berisi link dan referensi ke karya lain yang memungkinkan pembaca bergerak dari satu dokumen ke dokumen lainnya dengan cepat. Dia juga menciptakan sebuah server untuk mempublikasikan dokumen jenis ini (yang dinamakan hypertext) dan juga program pembaca dokumen yang dinamakan “WorldWideWeb”. Program ini pertama kali dirilis pada tahun 1991, tetapi ada dua kejadian yang menyebabkan ledakan popularitas dan akhirnya menggantikan Gopher.



Pada tanggal 13 April 1993, CERN mempublikasikan kode program WorldWideWeb ke domain publik dan siapa saja pun boleh memakai ataupun mengembangkannya lebih lanjut tanpa biaya.
Dan pada tahun yang sama, Pusat Aplikasi Superkomputer Nasional (NCSA : National Center for Supercomputing Applications) mengeluarkan sebuah program yang merupakan gabungan browser web dan klien Gopher yang dinamakan Mosaic. Pada bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan, Mosaic menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic yang awalnya hanya tersedia di sistem Unix dan berbentuk kode program tetapi pada bulan Desember 1993, Mosaic menyediakan versi baru dengan program installasinya untuk Apple Macintosh dan Microsoft Windows. Mosaic menjadi semakin popular dan begitu juga dengan web.
Tim Berners-Lee membentuk World Wide Web Consortium (W3C) di Institut Teknologi Massachusetts yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web pada tahun 1994, dengan dukungan dari CERN, DARPA (yang merupakan pergantian nama dari ARPA) dan Komisi Eropa. Visi W3C adalah untuk penstandarisasian protokol dan teknologi yang digunakan untuk membuat web agar bisa tersedia oleh khalayak ramai sebanyak mungkin. Di tahun yang sama Marc Andreesen keluar dari NCSA, kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft.



Beberapa tahun kemudian, W3C mempublikasikan beberapa spesifikasi (yang dipanggil “rekomendasi”), termasuk HTML 4.0, format gambar PNG dan Cascading Style Sheet versi 1 dan 2.
Tetapi W3C tidak memaksakan rekomendasi mereka. Pembuat browser hanya perlu mematuhi rekomendasi W3C jika mereka ingin melabel produk mereka dengan status “cocok W3C”. Dalam praktek, hal ini tidak menjadi poin yang penting karena hampir semua pengguna web tidak kenal dan tidak mengindahkan siapa W3C itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar